Terapi

Katanya terapi untuk sakit kepala itu menulis. Makanya saya menulis sore ini. Saya paksa! Karena saya sedang sakit kepala. Mudah-mudahan rasa sakitnya berkurang! Amin, ya, Rab. Bukan hanya itu. Saya juga sedang sariawan.

Entah dari mana sumber sakit kepala saya. Saya duga berasal dari sariawan yang tiga hari ini bersemayam di bibir depan bagian dalam. Semuanya enggak konsentrasi kalau udah sariawan datang. Makan susah. Kerja pun kurang efektif. Ditambah kepala nyut-nyut. Kuatkan saya, ya Tuhan.

Tepat pukul 14.15, karena tidak tahan menahan sakit kepala, maka saya nyeduh mie. Niatnya, semoga dengan makan mie, sakit kepala saya hilang. Eh, tahunya belum juga. Malah tambah parah. Kesimpulannya: saya batal puasa dan kepala saya tetap pusing! Alhamdulillah.

Sakit kepala dan sariawan ini membuat saya jadi tidak banyak bicara. Kalau pun ada perlu sama teman se-kantor, saya pakai bahasa isyarat atau via whatsapp. “Si Hasan hari ini, kok tumben jadi kalem. Gak banyak ngomong!” Ada teman yang bilang gitu. Ada juga yang diam saja. Semua respons mereka saya terima. Ah, biarlah. Saya juga susah ngasih tahu ke mereka apa yang sedang saya rasakan.

Siang tadi, sebelum zuhur saya berpikir saya harus izin pulang kantor karena nyaris enggak kuat nahan sakit kepala plus sariawan. Akhirnya azan duhur tiba. Saya pun ke musala, lalu saya tidurkan, berharap sakit kepala berkurang. Pas bangun jam satu, eh masih juga nyut-nyut.

Sampai detik ini, kepala saya masih puyeng sembari menahan rasa perih akibat sariawan. Khusus untuk sariawan, padahal dari sabtu sore sudah saya obati dengan abotil. Pun dengan hari ini. Oi, pedihnya sariawan saya ini. Pedihnya minta ampun. Lebih baik putus cinta daripada kena sariawan. Seriuuuus!

Saya harus sudahi terapi saya sore ini, walau belum menampakkan hasil yang signifikan. Saya mau salat dulu. Siapa tahu gerakan salat yang saya lakukan kelak, itu bisa menyembuhkan penyakit saya. Siapa tahu. Enggak juga ya enggak papa.

Selamat menikmati sakit.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s