Met Hari Ibu, Mak!

Setelah beberapa saat lalu diperingati sebagai Hari Ayah, maka hari ini adalah Hari Ibu. Saya berterimakasih kepada Tuhan—karena sampai tulisan ini dibuat, ibu saya—saya sering memanggilnya emak—ia masih setia menemani ayah saya di rumah—dan—perempuan yang telah melahirkan enam orang anak tersebut dinyatakan sehat.

Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil. Saya pun merasa—bila menghitung kasih-sayang ibu, rasanya enggak terhitung—walau saya harus menyewa lembaga survei yang menggunakan sistem hitung cepat sekali pun.

Selain malamnya saya mendengarkan lagu Iwan Fals berjudul “ibu” sekaligus meresapi lirik-liriknya—pun setelah subuh tadi, saya langsung menelepon ibu—walau yang mengangkat telepon pertama, ayah (apak) saya. “Mau ke emak?” tanya ayah setelah beberapa menit kami mengobrol. “Pasti, dunk, Pak! Mana emak?” jawab saya.

“Hari ini, kan hari ibu, Mak. Selamat hari ibu ya, Mak. Eh, salah, Mak! Hari Emak maksud Cep. Kan, anakmu ini enggak biasa manggil ‘ibu’ ke emak,” kata saya ke emak—begitu telepon telah diterima emak. Emak diam saja—karena saya pikir dia heran sekaligus tidak paham apa yang saya sampaikan. “Apa hari ibu?” pikirnya, barangkali.

Saya tak mau berpanjang lebar kenapa saya ucapkan selamat Hari Ibu kepada ibu saya berikut penjelasannya. Saya cukup doakan saja wanita bernama Siti itu tanpa harus saya beritahu, bahwa saya telah berdoa untuknya. Dan, dalam ajaran agama yang saya anut, orang yang mesti kita hormati pertama kali adalah: ibu, ibu, ibu—baru kemudian ayah.

Bagi mereka yang para ibunya telah mendahului—tak perlu sedih atau kecewa. Doakanlah selalu, semoga Tuhan menjaganya dan bisa berjumpa dengannya di lain kesempatan. Sebab, semakin kita sedih karena ketiadaan mereka, maka semakin tidak tenanglah para ibu tersebut. Yuk, kita buat mereka tenang.

Aku ada—karena ibu ada.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s