Cinta tak Pernah Salah

Picture taken from: www.mikeraburn.com

Picture taken from: http://www.mikeraburn.com

Untuk kau yang membenciku. Semakin kau berusaha membenciku, semakin kau menyayangiku. Betapa pun bencinya kau padaku, aku tetap tidak akan membalasnya. Aku akan tetap memelihara kasih, sayang, cinta, bukan hanya kepadamu, tapi terhadap diriku. Membencilah jika itu membuat kau bahagia dan mencintai dirimu.

Untuk kau yang membenciku. Sayang sekali kalau aku hidup hanya untuk membenci atau berusaha tidak suka denganmu atau orang lain. Pun begitu dengan dirimu, betapa rugi dan malangnya nasibmu jika kebencian jadi asupan gizi pada tiap detik hidupmu hanya karena kau…hanya karena kau mencintaiku.

Untuk kau yang membenciku. Eh, bukan. Kau bukan membenciku, tapi kau sedang berusaha membenciku. Sudah kubilang, lebih baik urungkan niatmu itu. Sebab, apa yang aku katakan di awal, semakin kau berusaha membenciku, justru rasa sayang, bahkan cintamu kepadaku semakin mekar.

Untuk kau yang membenciku. Berterimakasihlah kepada Dia Yang Maha Kasih, tanpa-Nya kau tak bisa menyebarkan sayang dan cintamu kepadaku. Apalagi, Dialah Yang Maha Mencintai dan pemilik cinta. Kau membenci diriku atau membenci dirimu, itu sama saja kau lupa, bahwa kau dilahirkan berkat cinta-Nya.

Untuk kau yang membenciku. Aku bahkan selalu bersyukur, bahwa dengan kau berusaha membenciku, itu artinya suatu saat kau berusaha mencintaiku dan menyayangi semua orang yang pernah masuk dalam daftar orang-orang yang pernah kau benci. Cinta dan benci. Dua kata yang membuat kita saling merindu.

Untuk kau yang membenciku. Untuk aku yang mencintaimu. Untuk kau yang membenciku. Untuk aku yang mencintaimu. Untuk kau yang membenciku. Untuk aku yang mencintaimu. Untuk kau yang membenciku. Untuk aku yang mencintaimu. Tuhan, cinta-Mu tak pernah salah.

Iklan

4 thoughts on “Cinta tak Pernah Salah

  1. iih kuota ya “”Untuk kau yang membenciku. Semakin kau berusaha membenciku, semakin kau menyayangiku. Betapa pun bencinya kau padaku, aku tetap tidak akan membalasnya. Aku akan tetap memelihara kasih, sayang, cinta, bukan hanya kepadamu, tapi terhadap diriku” kata-katanay dalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s