Bukan Penulis Serius

Gambar diambil dari: www.livingfreenyc.com

Gambar diambil dari: http://www.livingfreenyc.com

Waktu saya cuma satu jam. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka, saya harus menulis sekarang! Ya, sekarang! Bukan nanti atau besok! Apalagi nunggu dulu mood baru saya menulis! Tidak sama sekali. Lalu, saya mau menulis tentang apa sekarang? Apa saja. Yang penting saya suka dan mampu menuliskannya.

Eh, bukannya kalau nulis itu harus ada ide dulu, ya? Ide itu akan datang dengan sendirinya kalau kita mau benar-benar duduk dengan tenang di hadapan leptop/komputer—kemudian buka word dan tuliskan apa saja yang sedang berseliweran di otakmu. Yakinlah, dengan begitu—ide akan berhamburan dan kau asyik menikmati itu sambil kau ketik!

Bohong! Kau bilang begitu karena kau belum mencoba. Iya, kau sudah mencoba, tapi kau terlalu lemah untuk berpikir dan kau malah tergoda untuk cepat-cepat meninggalkan leptop/komputermu lalu kau turn off-kan seenaknya—sementara ide nyaris meleleh, tapi kau tutup kembali lubangnya. Padahal, bila kau mau sabar sedikit saja, tulisan itu akan hadir!

Apa buktinya? Ini buktinya, kawan! Saya duduk di hadapan komputer ini dengan sabar. Dan ini hasilnya. Saya menulis apa yang sedang saya pikirkan. Bukan menulis apa yang ingin saya tulis! Pokoknya, apa yang terlintas dalam otak—itu langsung saya tulis tanpa beban, tanpa takut saya ini nanti bakal dicela setelah menuliskannya. Lumayan, kan sudah empat paragraf yang saya tulis?

Yang penting itu saya telah berhasil menumpahkan unek-unek saya—walau—menurut kalian, apa yang saya tulis ini sama sekali bukanlah tulisan berbobot, tetapi ini tulisan sampah dan memunculkan komentar negatif. “Nulis, kok kayak gini! Kayak anak kecil! Baca buku berapa puluh dia seminggu? Coba nulis tu yang serius, yang bikin orang terkesan! Ini malah kayak gini.”

Nulis yang serius?? Kamu nyuruh saya nulis yang serius?? Tulisan serius menurutmu itu seperti apa, sih? Tema politik, ekonomi, pendidikan—itu maksudmu? Sudahlah. Hidup ini tak ada yang serius. Hidup ini permainan, Bro! Kamu seperti tidak tahu saya, kapan saya pernah serius? Biarlah orang lain saja yang nulis tentang ekonomi, pendidikan, politik, dan apa lah itu. Saya ini orang yang tidak pernah serius, jadi akan tetap nulis hal-hal yang tak serius pula.

Wassalam. Astaga, sudah pukul 17.00!

2 thoughts on “Bukan Penulis Serius

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s