Dua Kematian

Gambar diambil dari: connectingdirectors.com

Gambar diambil dari: connectingdirectors.com

Kalau Tuhan telah menetapkan kapan seseorang itu meninggal dunia, maka tak dapat ditangguhkan waktunya, apalagi dimajukan jadwalnya. Janji Tuhan tepat, tak pernah meleset, apapun musababnya orang itu menemui ajalnya. Yang sering melesat itu hanya rencana manusia, ciptaan-Nya.

Ini dialami oleh salah satu teman kantor saya. Seminggu yang lalu, dia ini izin enggak masuk kantor karena neneknya dicubit Izrail. Maka pas teman saya ini masuk kantor dua hari kemudian, maka teman-teman di kantor mendoakan nenek teman saya itu supaya mendapatkan tempat layak di sisi-Nya.

Lalu, hari ini, Senin (20/01/2014), setelah doa pagi bersama-seperti kebiasaan para karyawan di kantor saya, saya lihat teman yang neneknya meninggal seminggu lalu, kok tak terlihat di meja kerjanya. Saya bertanya di dalam hati, ke mana teman saya ini. Dia sakit atau ada hal apa.

Saya iseng mengirim pesan kepada teman saya itu. “Di mana, Nin?” Saya berharap, dia cepat balas, supaya tahu sedang ada di mana dia sekarang. Saya sms begitu karena saya juga sedang butuh sesuatu sama dia-yang menyangkut pekerjaan, apalagi kami masih satu tim.

Sekira 15 menit setelah pesan singkat itu meluncur, barulah ada balasan ke hape mungil saya. “Ini ada ua (paman) yang meninggal, jadi enggak masuk,” begitu balas teman saya ini, yang membuat saya sedikit terkejut dan bertanya dalam hati, “Lho, bukannya seminggu lalu neneknya yang wafat?”

“Kemarin, Nenek, kan? O, i’m sory to hear that.” Saya hanya bisa balas begitu ke teman saya itu. Tak lama, teman saya yang alumnus Sastra Inggris UPI Bandung, itu langsung menjawab,” Iyah beda 7 hari sm nenek. Iyah makasih ya,” begitu nada balasan sms-nya.

Setelah tahu begitu, saya tak berani lagi tanya ini itu lagi. Sebab, saya paham-teman saya ini sedang dirundung musibah, diterpa sedih, dan saya kira teman saya ini tak butuh pertanyaan lanjutan dari saya. Tetapi, saya hanya mengetik lewat ponsel, “Ok. Moga diberikan kesabaran.”

 

 

 

 

12 thoughts on “Dua Kematian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s