Not Happy New Year but Hepi Nyu Yer

Saya tak pernah berpikir, bahwa besok sudah 2014. Tak pernah pula berencana mau apa di tahun itu. Apalagi, apa yang sering orang bilang, “Apa resolusi loe buat 2014?” Itu tak sama sekali tebersit dalam hati . Tahun boleh berganti, tetapi saya tetaplah saya yang begini apa adanya, tak minta dikurangi atau berharap dilebihkan. Atau berneko-neko yang saya sendiri enggak sanggup memenuhinya.

Saya hanya berusaha mengikuti alur hidup ini secara sederhana. Bairlah orang sibuk dengan persiapan merayakan pergantian tahun. Tak pula marah apalagi iri menyaksikan orang-orang mau berhura-hura di malam tahun baru ini nanti. Rencana saya ya rencana saya, rencana orang ya rencana orang. Yang penting, mereka enggak ganggu saya, saya pun enggak ngusik mereka.

Kalau ada orang yang dengan niat ingin berbuat ini itu di tahun 2014, barangkali memang orangnya berbeda jauh dengan saya, baik sikap, watak, atau sifatnya. Saya begini, orang begitu. Beda cara tetapi tetap, menuju terminal yang sama. Tak perlu pula, misalnya, Hasan kamu seharusnya begini bukan begitu. Saya pun tak sanggup mengatakan, kamu juga harus begini dan jangan begitu.

Kenapa saya tak suka memaksa? Sebab, saya pun tak mau dipaksa, dikekang, dipenjara dengan kata-kata yang saya hindari: jangan dan harus. Kecuali, misalnya ada orang yang meminta pendapat tentang sesuatu ke saya, baru saya bersuara. Kalau tak diminta, ya diam aja, sebab-saya yakin, orang itu tahu apa yang harus dia lakukan dan hindari. Saya pun tak pernah menyesal walau apa yang saya kemukakan tak dia ikuti.

Hasan, lantas apa rencana kamu di 2014? Kalau ada orang yang bertanya seperti itu ke saya, maka saya hanya menjawab, “Saya tak punya rencana apa-apa, tetapi saya akan terus berjalan di sepanjang 2014 dengan rasa optimistis dan hati-hati dan tak semberono seraya memungut apa yang baik dan tak memelihara sesuatu yang bikin penyakit.”

Terlalu bejibun orang-orang di sekeliling saya bahkan seantero jagat ini yang mengucapkan selamat tahun baru. Makanya, cukuplah orang-orang itu mewakili saya buat mengucapkan Hepi Nyu Yer. Kalau saya menambah mengucapkan kalimat serupa, saya kira malah menambah beban berat yang ditanggung dunia ini.

Iklan

4 thoughts on “Not Happy New Year but Hepi Nyu Yer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s