Kamu Bandel

Mau nulis apa lagi kamu? Enggak bosan apa nulis di sini? Emang ada yang baca? Lebih baik, tutup leptop atau komputer dan pergi mandi atau tidur dan enggak perlu melakukan sesuatu yang enggak penting: menulis! Eh, kamu masih mau bantah, ya? Tahu enggak, sampai kapan aku harus bilang kalau menulis itu penting? Jangan biarkan aku marah karena kamu terus memaksa, ya. Tolong, sekali lagi, menulis itu pekerjaan sia-sia dan gak bikin kamu kaya.

Eh, kok dilanjutin lagi, sih? Enggak denger, ya omonganku ini sudah membuih gara-gara ulah kamu yang terus melawan? Untung kalau melawan kamu ini menguntungkan. Nah, ini, ini bikin rugi! Mau tutup enggak komputer kamu? Mau enggak? Atau, aku yang matiin komputer kamu? Terus, kamu maunya apa, sih? Mau nulis terus? Buat apa? Untuk siapa kamu menulis ini?

Kamu memang anak bandel! Kamu dilahirkan untuk menjadi anak bandel yang terus melawan. Aku hanya ingin bilang ke kamu: aku sangat menyesal mengeluarkan kamu dari rahimku. Menyesal sekali! Menyesaaaaaaaal! Tuhan, aku tak sanggup lagi melarang anak ini untuk terus menulis. Tolong, Tuhan, aku harus berbuat seperti apa lagi? Hei, siapa sih yang ngajarain dan cekokin kamu supaya kamu menulis seperti ini? Siapa???

Mau beritahu aku, enggak? Atau, sekalian komputer di rumah ini aku jual ke tukang loak supaya kamu berhenti menulis? Apa kamu bilang? Apa? Kamu bilang jual saja? Dan, kamu katakan, kamu tetap akan menulis walau komputer di rumah ini rusak atau dijual? Kamu bilang apa tadi? coba ulangi? Hah? Kamu mau menulis di kertas? Kurang ajar kamu! Maaf, aku sulit menumpahkan kata-kata kasar buat kamu, seperti yang dilontarkan anak-anak muda kalau sedang nongkrong.

Sudahlah. Besok pagi, saat kamu bangun, pastilah komputer di meja ruang tamu sudah tak ada. Dan, tolong, tak perlulah kamu marah atau membalasku dengan kata-kata yang aku tak senang mendengarnya. Andai saja aku lihat kamu masih menulis, menulis apapun, jangan menyesal kalau aku tak pernah lagi menganggapmu istimewa lagi. Cukuplah aku dibuat kecewa dengan perlakukanmu selama ini.

2 thoughts on “Kamu Bandel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s