Pahlawan itu Bukan Orang Mati

Pahlawan itu orang yang suka meluangkan waktunya untuk menolong. Pahlawan itu, orang yang membuat saya menangis, sekaligus mampu menghentikannya. Pahlawan itu, orang yang mengajari saya kebaikan. Pahlawan itu, orang yang suka menawari saya bantuan, baik dalam bentuk materi maupun nonmateri. Pahlawan itu, orang yang suka memberi motivasi saya, lewat sms, pesan facebook, maupun melalui BBM-an. Pahlawan itu, adalah orang yang berani mengingatkan saya di kala salah, dan tega menunjukkan jalan seharusnya seperti apa.

Pahlawan itu, ya ayah dan ibu saya. Karena mereka, saya bisa jadi seperti ini, bisa selalu meneleponnya tiap pagi-sebelum saya berangkat beraktivitas, menanyakan kabar keduanya, lalu meminta doanya supaya keseharian saya penuh kebahagiaan, walau untuk meraihnya, sayalah yang pada akhirnya harus sadar, bahwa bahagia itu bukan barang seperti piring atau gelas, tetapi-ia mesti didekati dengan sepenuh hati, tentu dengan kelembutan. Orangtua sayalah, walau secara tidak sadar, saya berusaha untuk menjadi pendengar yang baik bagi siapa pun yang ingin.

Pahlawan itu, kakak dan adik saya. Mereka jualah, di saat saya kesusahan-kesulitan apapun, saudara kandung saya itu rela memecahkan  apa yang saya derita hingga terpencar-pencar. Terkadang, saya bahkan memaksa mereka untuk membantu saya, meski-saya tahu, mungkin kakak-adik saya itu begitu sibuknya. Namun, biasanya, kalau saya butuh bantuannya, cepat atau lambat, pertolongan itu sampai jua. Ya, mereka pahlawan saya. Walau, pada kenyataannya-saya belum sanggup untuk membalasnya dengan kebaikan serupa.  Bahagia di sana, ya.

Pahlawan itu, ya teman sekaligus sahabat di sekeliling saya. Lantaran mereka juga, saya hidup, saya menggapai hati yang plong. Bantuan rekan-rekan itu, tak sanggup saya lupakan, saking baiknya kalian. Jadi, rasanya saya bisa disebut berdurhaka, andai saja saya sampai benar-benar tak mengingat atas semua yang mereka berikan ke saya selama ini. Petuah-petuahnya, curhatan-curhatan yang meletup-letup itu, diam-diam sebetulnya saya resapi dan saya praktikkan dalam hidup saya, walau-saya jarang sekali mengucap terimakasih. Tetapi, mungkin Tuhan akan lebih baik yang akan membalasnya dariada mengharap kebaikan dari saya.

Pahlawan itu, bagi saya bukan saja benda hidup, tetapi barang mati yang membuat saya jadi hidup kaya warna. Siapa dia, atau siapa mereka itu? Ia adalah semua kata yang bergelantungan di dalam buku, menempel di balik lembaran kertas-yang berjibun kata maupun kalimat penuh gairah. Sekali lagi, hai buku-buku yang selama ini jadi teman sepi saya, terimakasih, ya atas perlakuan agungmu kepada saya, walau-terkadang, saya juga dibuat malas untuk sekadar memandangmu, menimangmu. Ya, kata-kata adalah pahlawan saya, mereka mampu menggerakkan apa-apa yang tak bisa digerakkan oleh apapun.

Pahlawan itu, yang pasti bukan orang yang telah mati, misalnya Bung Karno, Bung Hatta, Pramoedya Ananta Toer, H.B Jassin, Chairil Anwar, dan masih banyak lagi yang kaku di alam sana. Biarlah-mereka itu jadi pahlawan di dalam buku, tapi tidak dalam ingatan saya. Saya hanya mampu mengakui, orang yang jadi pahlawan itu adalah mereka yang masih hidup, walau ia sebuah benda. Pahlawan, pahlawan, pahlawan, selamat hari pahlawan bagi mereka yang selama ini menghidupkan saya dalam kematian.

8 thoughts on “Pahlawan itu Bukan Orang Mati

  1. Jika pahlawan adalah kawan-kawan kita, maka ada kalanya pahlawan itu menjadi lawan seteru kita, he.
    Mmh, Soekarno, Hatta, dll adalah pahlawan bagi saya. Meskipun beliau tidak hadir di kehidupan nyata dan menjadi penolong hidup saya, tapi beliau adalah pahlawan bangsa. Kita adalah bangsa Indonesia. Setidaknya beliau pernah berjuang demi bangsa kita.
    Oh ya Hasan, follow saya y..

    • He..udah di follow, Neng. Ya, ada kalanya kawan itu, suatu saat jadi lawan seteru, dan itu seru buat saya, sebab di sana, bisa tidak dia menunjukkan sebagai pahlawan..he. Yang mengispirasi, itulah pahlawan..tengs tlah berkunjung. Moga produktif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s