Aksi Vandalisme di Plang Mangle

Vandalisme pada plang Majalah Basa Sunda Mangle.

Coretan bercat putih pada plang Majalah Basa Sunda Mangle menyebabkan tulisan pada plang tidak jelas.

Bangun pagi hari ini (23/7/2013), tepat pukul 08.30. Seharusnya saya maraton keliling di sekitar perumahan di belakang kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, ba’da subuh itu. Tapi, niat itu terhalang karena badan terasa pegal, lantas kedua bola mata disergap kantuk. Dalam keadaan demikian, mana yang sebaiknya saya pilih? Akhirnya, saya pilih merebahkan diri di kamar kos, tepat di atas kasur busa nan empuk. Sementara jogging-meski telah diagendakan, terpaksa saya lupakan sejenak. Pokoknya tidur dulu. Besok, barulah lari pagi. Insyaallah, ya. Enggak janji.

Sebetulnya, bangun pagi di waktu segitu sangat terlambat bagi saya. Saya menyesal sekali. Apalagi, sebelumnya sudah ada janji kalau pagi ini saya harus ke kantor harian Inilahkoran, di sekitar jalan Junjunan, Kota Bandung untuk mengantarkan surat ke pemimpin redaksinya untuk tujuan penelitian skripsi milik seorang teman. Maka saya buru-buru mengajak kawan untuk menemani saya ke sana, karena memang kawan ini paham daerah sana. Kebetulan,  teman ini juga punya keperluan ke majalah Mangle: ngambil honor tulisan!

Urusan ke redaksi Inilahkoran usai. Tinggal menunggu konfirmasi dari pihak pimpinan redaksinya. Perjalanan pun kami lanjut ke redaksi majalah Mangle, majalah tua berbahasa Sunda yang letaknya di jalan Lodaya 19, atau tak jauh dari pusat buku-buku murah, daerah Palasari. Ke kantor majalah tersebut, dulu pernah saya ke sana semasa kuliah karena ada tugas dari dosen Sastra Sunda untuk mewawancarai salah satu cerpenis Sunda, Duduh Durahman (sekarang sudah almarhum). Saya berdiskusi dengan sastrawan Sunda itu perihal proses kreatif dalam penulisan carpon (cerpen dalam bahasa Sunda) maupun karya sastra lainnya.

Tak terbayang dalam benak, seperti apa kantor majalah Mangle saat itu. Pas ke sana, ternyata kantornya tak sementereng media harian lainnya yang tersebar di Bandung. Kantor redaksi  Mangle sederhana, berada di deretan ruko-ruko di jalan Lodaya. Di depannya, di sebelah sebuah pohon besar ada plang berdiri bertulisan “Majalah Basa Sunda Mangle”, bercat putih dan merah. Tampak jelas. Namun, hal itu berbeda yang saya lihat hari ini. Saya juga agak bingung, kok plangnya enggak ada, ya? Saya perhatikan lagi baik-baik, jangan-jangan saya yang salah. Oh, ternyata ada. Plang itu masih ada di balik pohon, bedanya merek yang menempel pada plang itu dicoret-coret cat putih. Inikah vandalisme itu? Ya, ternyata benar! Tulisan “MAJALAH BASA SUNDA” di plang itu telah dikencingi coretan putih.

Siapa bertanggungjawab atas aksi vandalisme ini?

Siapa bertanggungjawab atas aksi vandalisme ini?

"GRAS" di atas Mangle.

“GRAS” di atas Mangle.

Tapi, untungnya coretan putih itu tak mencoret tulisan “Majalah Basa Sunda” di sebelah kirinya/di sebelahnya. Walau begitu, tetap saja ada kabel listrik menjuntai yang agak mengganggu, setidak-tidaknya buat saya. He. Kalau dari arah Palasari, jelas, plang bertulis “Mangle” tak tampak jelas alias kabur. Tulisan itu akan terlihat jelas kalau dilihat dari arah jalan Lodaya.

Jelas, cuma kabel listrik ngrumbai itu yang agak mengganggu.

Jelas, cuma kabel listrik ngrumbai itu yang agak mengganggu.

Ngararumbai kitu kabel, teh.

Ngararumbai kitu kabel, teh.

Beberapa Majalah Basa Sunda Mangle yang dijual di sebuah toko peralatan alat tulis di Pasar Ujung Berung, Kota Bandung beberapa hari lalu.

Beberapa Majalah Basa Sunda Mangle yang dijual di sebuah toko peralatan alat tulis di Pasar Ujung Berung, Kota Bandung beberapa hari lalu.

Iklan

14 thoughts on “Aksi Vandalisme di Plang Mangle

  1. majalahnya unik ya sepertinya. Dalam bahasa Sunda.

    Soal vandalisme, saya pernah lihat di papan petunjuk arah di salah satu jalan yang tingginya itu mungkin ada 5 meter. Yang saya pertanyakan, gimana mereka melakukannya? Kapan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s