Aksi Kocak si Monyet Centil

Seekor monyet duduk di pangkuan salah satu penumpang bis Kobutri. Dengan santai, si monyet terus menyiangi helai demi helai rambut majikannya berharap seekor kutu ditangkapnya.

Seekor monyet duduk di pangkuan salah satu penumpang bis Kobutri. Dengan santai, si monyet terus menyiangi helai demi helai rambut majikannya berharap seekor kutu ditangkapnya.

Kini, giliran penumpang di sebelahnya turut menyaksikan aksi kocak sang monyet. Sementara penumpang di sebelahnya ikut tertidur.

Kini, giliran penumpang di sebelahnya turut menyaksikan aksi kocak sang monyet. Sementara penumpang di sebelahnya ikut tertidur.

Si pemilik rambut yang sedang disiangi seekor monyet tersebut tampak terlena. Kepalanya saja sudah miring-miring.

Si pemilik rambut yang sedang disiangi seekor monyet tersebut tampak terlena. Kepalanya saja sudah miring-miring.

Di tempat terpisah, seekor monyet dengan didampingi majikannya memulai aksinya untuk menghibur para pengendara di perempatan lampu merah, Gede Bage, Soekarno-Hatta.

Di tempat terpisah, seekor monyet dengan didampingi majikannya memulai aksinya untuk menghibur para pengendara di perempatan lampu merah, Gede Bage, Soekarno-Hatta, kota Bandung.

Piawai bermain Egrang sambil diiringi musik gendang yang ditabuh majikannya.

Piawai bermain Egrang sambil diiringi musik gendang yang ditabuh majikannya.

Tanpa sengaja, pertengahan Juni lalu saya bersama rekan hendak ke Tasikmalaya. Kami pun menyetop bis Kobutri dari depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Kebetulan pula, bi mini jurusan Cicaheum-Majalaya tersebut penuh. Jadilah kami naik lewat pintu belakang dan berdiri. Huh. Sesak amat di dalamnya. Beberapa menit dalam perjalanan, mata saya mulai menyisir, mulai dari depan, samping kanan-kiri, lalu ke deretan kursi paling belakang. Pandangan saya terhenti kala melihat ada seekor monyet sedang berada di atas pangkuan salah satu penumpang bis. Kontan, aksi mereka memancing saya buat mengambil ponsel di saku celana. Tak berapa lama, sambil lirik kanan-kiri, KLIK…KLIK…KLIK!

Sementara itu, pada awal Juli kemarin, saya bersama seorang kawan berboncengan dengan menggunakan motor lantaran ada suatu keperluan. Karena ingin cepat sampai tujuan dan menghindari kemacetan kendaraan di kota Bandung, akhirnya kami memilih lewat jalan Soekarno-Hatta (By Pass) dari bundaran Cibiru. Sampai di perempatan lampu merah, kebetulan giliran jalur kami lampu merah menyala.  Di saat itulah, karena saya dibonceng langsung mengeluarkan kamera ponsel untuk mengabadikan aksi monyet jalanan sedang memperlihatkan kebolehannya di hadapan pemilik kendaraan yang sedang berhenti. Kontan, meski jalanan masih relatif sepi, namun suasana riuh makin terasa dari suara tabuhan majikan monyet itu.

Teks dan Foto: Cecep Hasannudin/www.hasannote.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s