Aduh, Enggak Sahur!

Meski enggak saur, saya tetap kuat. He.

Meski enggak saur, saya tetap kuat. He.

Saya hari ini (17/7/2013), atau di hari ke-7 puasa Ramadan luput dari saur.Maklum, saya kesiangan. Namanya kesiangan, pastilah hampir setiap orang mengalaminya. Motifnya pun berbeda-beda. Kalau saya, diyakini lantaran tidur terlalu larut. Bila tak salah lihat, semalam saya baru bersenggama dengan bantal plus kasur busa nan panas itu pukul 02.30. Pantas kau kesiangan, Hasan!

Kalau di kosan itu,jarang sekali saya tidur cepat. Apalagi, misalnya sehabis magrib atau setelah salat isya langsung tidur. Uh, itu sulit terjadi, di tengah kawan-kawan saya yang super jail itu. Tiap kali saya berbaring saja di kasur, mereka seperti tidak senang. Intinya, mereka tidak menyuruh saya tidur cepat. Maunya, saya ini ngobrol, ngegosip, minum kopi, lantas ngerokok. Tanpa rokok, kata mereka yang sudah candu-seperti kalau orang kentut tanpa aroma menyebalkan!

Seperti kemarin (16/7/2013), misalnya, sehabis berbuka bareng (menunya kolak pisang plus bala-bala) di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, saya dan dua kawan kosan beranjak ke warteg Bahari. Kenapa tak ke warung lain atau ke warung Padang misalnya? Ya enggaklah, di warteg harganya relatif murah. Bukan berarti tak sanggup ke warung Padang, lho. Ah, pokoknya malas aja hari itu. Pokoknya warteg dulu. Ok!

Saya lihat, dua orang kawan-yang kebanyakannya menjengkelkan itu tampak lahap sekali menangguk nasi di piringnya. Kelaparan. Seharian lambung berkosong ria. Saatnya balas dendam. Ini dendam paling kesumat yang pernah ada. Walau pada akhirnya, dua orang kawan saya itu, pas keluar warteg nyaris tak bisa berjalan. Dada hampir tak bisa dibusungkan. Saya sih lihatnya lucu aja.

Di tengah kepayahan lantaran perut kami full makanan-minuman itu, saat sampai ke kos mata ini mulai malas melek. Bawaannya ngantuk. Obatnya harus kasur! Eh, tapi saya belum salatIsya. Salat dulu, dunk! Kalau sudah kau tunaikan kewajibanmu pada Tuhan, silakan teruskan kegiatan berikutnya. Tidur atau apalah, jelasnya yang menurut kau nyaman.

Baru saja saya bergolek di kasur, eh, kawan saya, si Tebo-begitu panggilan sehari-harinya, tanpa izin lebih dulu langsung menarik tangan saya. “Sudahlah kau tidur tu! Baru jam berapa ini. Banci aja masih mangkal di alun-alun Bandung. Ayo, ngopi, ngopi, ngopi. Ngopi dulu. Tuh, ada gorengan!” lontarpemilik berat badan sekitar 80-an kilogram ini memaksa.

Kalau sudah begitu, saya pantang menolak. Menghormati kawan lebih baik daripada saya pura-pura meneruskan tidur, padahal ngantuk saya sudah hilang. Kawan saya itu terus saja mengajak ngobrol. Ngaler-ngidul. Mulai curhatannya yang tak lagi tahan menjadi fotografer di sebuah koran nasional perwakilan Bandung dengan alasan capek karena harus berkeliling tiap hari mencari foto menarik untuk diterbitkan. Padahal, ia baru saja 3 minggu kerja di media rujukan umat Muslim itu. “Kamu kurang cocok kerja di tempat orang!” kata saya.

Tak terasa. Obrolan kami ternyata mampu mengalahkan kantuk saya. “Tuh, udah jam setengah dua. Tidur ah, ntar kesiangan lagi!” ucap dia tiba-tiba. Asyik! Akhirnya dia menyerah. Dan sekarang, saya bisa tidur nyaman.

Sayup-sayup saya dengar si Rovi, pemilik bola mata super jumbo itu ngomel-ngomel. “Hey, kalian saur enggak semalam? Pasti kesiangan, ya?” begitu yang saya dengar. Dia menggoyang-goyang tubuh saya. “Hey, bangun!Adzan udah lewat tu!” lanjutnya lagi. “Wah, asyik! Betul kan prediksiku, bahwa kita hari ini enggak bakal saur!” celetuk saya.

Dan, Alhamdulillah puasa saya lancar saja sampai magrib hari ini. Cuma, pas siang jelang dhuhur, badan serasa lemah banget, deh! Thanks, Tuhan.

3 thoughts on “Aduh, Enggak Sahur!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s