Balik Kampung Lagi

Pagi ini saya dan Imam Kurniawan-ponakan saya mau balik kampung. Mudik untuk melepas rindu dengan emak, apak, dan Ari. Rindu juga sama kebun, kolam yang ada ikan betok, mujair, lele, dan gabusnya. Kata emak, “Cep, buah Kedondong sudah tua. Cepatlah ke rumah!” Buah kedondong? Wah, udah lama enggak makan kedondong. Oke, mak, nanti Cep rujak kedondongnya.

My Home my Paradise (Hasan's foto)

My Home my Paradise (Hasan’s foto)

Kalau udah di kampung halaman, banyak sekali pekerjaan yang saya lakukan. Saya kurang betah, kalau pulang ke rumah hanya makan saja, tidur melulu, atau santai-santai tak karuan. Itu kurang saya sukai. Saya lebih suka cari kayu bakar, mancing ikan, nemenin emak memetik coklat, ngambil buah pinang, bantu cuci piring, atau ikut bantu masak. Ya, pokoknya saya paksa tubuh ini biar banjir keringat!

Kebetulan, hari ini juga teteh, Rahmat, dan Opik Awan pulang kampung. Kalau saya dan Imam berangkat pagi, teteh dan kroninya berangkat siang pake travel. Jadi, tampaknya saya dan Imam akan sampai lebih dulu ke rumah. Teteh mungkin malam, sebelum isya. Okelah. Hati-hati aja, Bro!

Ini yang saya suka, kalau Rahmat sudah ke rumah kakek, pasti pekerjaannya cari cacing lalu mancing. Berjam-jam di depan kolam dia tahan. Makanya, saking seringnya dia kelayapan, lihatlah kulit yang membungkus badannya: BLACK! Tepatnya bukan hitam, sih, tapi coklat legam. Makanya, di keluarga, Rahmat sering dipuji sebagai anak yang rajin dimintai tolong, jarang membantah, dan suka cari sesuatu yang bisa dimanfaatkan bersama. Cari ikan, contohnya! Pokoknya, Rahmat ini orang paling sabar di antara dua kakaknya, Imam dan Ari. Puji memuji akan dilanjutkan kemudian,ya. Udah siang , nih!

Rahmat dan hasil tangkapannya saat pulang liburan sekolah beberapa saat lalu. (Hasan's foto)

Rahmat dan hasil tangkapannya saat pulang liburan sekolah beberapa saat lalu. (Hasan’s foto)

Sekarang pukul 06.02. Tampaknya saya harus siap-siap dulu, nih. Sarapan dulu, manasin motor dulu, ngasih oli rante motor dulu, dan persiapan lainnya. Belum lagi jemput Imam ke rumahnya. “Mam, siap-siaplah. Mang Cep bentar lagi ke sana. Jangan lupa bawa sempak cadangan buat di Sebelat. Bawa piti jugo, buat jajan di jalan!” sms saya layangkan ke Imam.

Have a nice trip!

Pake ini nih saya pulang kampung hari ini. Ngong...(Hasan's foto)

Pake ini nih saya pulang kampung hari ini. Ngong…(Hasan’s foto)

2 thoughts on “Balik Kampung Lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s